Wanita Muslimah
MUSLIMAH SEJATI
Pasti sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar kata muslimah.
Muslimah pasti identik dengan wanita. Sebagaimana Allah menciptakan Adam A.s,
Allah juga menciptakan Hawa yang merupakan seorang wanita. Wanita yang menganut
agama islam sering disebut wanita muslimah. Lantas bagaimanakah sebenarnya
pandangan islam mengenai wanita muslimah itu sendiri? Wanita muslimah menurut
islam adalah wanita yang menganut agama islam dan menjalankan segala kewajiban
serta perintah Allah Swt yang terkandung dalam agama Islam. Dalam satu pepatah
disebutkan bahwa “Wanita muslimah adalah perhiasan dunia dan Ia lebih mulia
dari pada bidadari surga.” Menjadi wanita muslimah tentunya disukai Allah Swt
dan juga orang-orang disekitarnya.
Memang terkadang tidak mudah untuk selalu istiqomah dan menjadi
wanita muslimah yang baik, akan tetapi segala hal tersebut layak untuk
diusahakan. Salah satu kriteria muslimah sejati yaitu menutup aurat. Seorang
wanita muslimah wajib menutup aurat nya dimulai dari ujung rambut hingga ke
ujung kaki, dan yang boleh diperlihatkan hanya wajah dan kedua telapak tangan.
Muslimah diwajibkan menutup aurat salah satunya dengan mengenakan hijab. Lantas
mengapa harus berhijab? Apa sih kegunaan hijab tersebut? Sebelum itu kita harus
mengetahui apakah yang dimaksud dengan hijab. Hijab merupakan busana yang harus
dikenakan oleh wanita yang telah mengikrarkan keimanannya. Meskipun ia berasal
dari negara mana saja. Karena perintah
mengenakan hijab berlaku bagi segenap muslimah yang ada disetiap penjuru bumi.
Mengenakan hijab merupakan bentuk ketaatan kepada Allah dan RasulNya. Serta
untuk menjadi pembeda antara wanita muslimah dengan wanita lainnya.
Hijab memiliki banyak manfaat. Salah satunya yaitu, agar tidak
mengundang fitnah bagi kaum lelaki. Maksud nya disini ialah apabila seseorang
wanita memamerkan bentuk tubuh dan perhiasannya dihadapan kaum lelaki yang
bukan mahram, jelas saja akan mengundang perhatian kaum lelaki hidung belang.
Yang apabila ada kesempatan mereka pasti akan memangsa dengan ganas bagaikan
singa yang sedang kelaparan. Seperti yang dikatakan oleh penyair نظرة
فإبتسامة فسلام * فكلام فموعد فلقاء “Berawal dari pandangan lalu senyuman kemudian salam disusul
pembicaraan lalu berakhir dengan janji dan pertemuan.”
Untuk
menghindari hal yang demikianlah wanita diwajibkan untuk menutup aurat. Dengan
menutup aurat, maka para lelaki pun akan segan mendekati apalagi untuk berbuat
hal yang tidak baik.
Sebagaimana
firman Allah dalam Q.S Al-Ahzab [33]: (59)
ياَ أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ
لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ
جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ
اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Artinya:
Hai
Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri
orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka.”
Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka
tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Dari
ayat ini sudah sangat jelas bahwasanya wanita muslimah diwajibkan untuk
mengenakan hijab. Untuk itu saudariku, mulailah untuk menutup aurat, ulurkan
jilbabmu keseluruh tubuhmu. Apa yang menghalangimu untuk berhijab? Mengapa
engkau masih enggan mengenakannya? Mulailah secara perlahan, maka itu adalah
suatu proses yang baik bagimu. Berhijab adalah salah satu cara kita untuk
memperbaiki tingkah laku, dan seorang muslimah sejati sudah tentu berhijab.
Komentar
Posting Komentar